Fibonacci Retracement

Prinsip umum dalam bertransaksi forex adalah dengan mengikuti trend. Pada trend bullish (naik), biasanya order beli dilakukan saat harga bergerak turun ke support yang terbentuk oleh rasio fibonacci dengan harapan pada level tersebut harga akan kembali naik melanjutkan trend sebelumnya. Demikian juga pada trend bearish (turun), order jual biasanya dilakukan oleh para trader saat harga bergerak naik kembali menuju resistance yang terbentuk oleh rasio fibonacci.

Di bawah ini adalah contoh sederhana bagaimana rasio fibonacci retracement diterapkan dalam sebuah trend bearish:

Pada chart di atas tampak harga bergerak naik menuju resistance pada level 0.382 dan kemudian kembali bergerak turun melanjutkan trend sebelumnya.

Pos ini dipublikasikan di Belajar Forex dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s