Support Dan Resistance

‘Support dan Resistance’ adalah salah satu konsep yang paling umum digunakan dalam analisis teknikal. Memang cara penentuan garis support dan resistance ini tidak persis sama untuk setiap trader, akan tetapi ada prinsip umum yang dapat dijadikan pedoman untuk menentukannya.

Mari kita lihat dasar-dasarnya dulu…

support-resistance (6K)

Pola zigzag yang terjadi pada gambar diatas memiliki trend ke atas (‘bullish’). Saat harga naik dan turun kembali, harga tertinggi yang tercapai sebelum harga turun kembali adalah resistance. Kemudian pasar kembali mengarah ke atas, harga terendah yang tercapai sebelum harga kembali naik adalah support.

Dengan demikian support dan resistance terus-menerus terbentuk secara dinamis bersamaan dengan naik-turunnya gerakan pasar. Hal ini juga berlaku pada pasar yang memiliki trend ke bawah (‘bearish’).

support-and-resistance-sm (15K) Bayangkan gerakan harga yang terjadi pada bursa forex sebagai hasil dari pergulatan antara pembeli dan penjual. Pembeli mendorong harga untuk naik sementara penjual berlaku sebaliknya, mendesak harga untuk turun. Arah pergerakan harga menunjukkan siapa diantara pembeli dan penjual yang memenangkan pertarungan pada saat itu.

Support adalah tingkat harga dimana pembeli memiliki posisi yang kuat dan mengambil alih kontrol pasar sehingga mampu mencegah harga merosot lebih jauh. Sebaliknya resistance adalah tingkat harga dimana penjual berada dalam posisi yang lebih kuat dan mengambil alih kontrol pasar sehingga mampu mencegah harga naik lebih jauh.

Support menggambarkan tingkat harga dimana sebagian besar investor percaya pada level tersebut harga akan naik sehingga memutuskan untuk mengambil posisi beli. Sebaliknya resistance adalah tingkat harga dimana sebagian investor beranggapan harga pada level ini sudah terlalu tinggi dan selanjutnya akan bergerak turun sehingga banyak yang mengambil posisi jual.

Kondisi ini biasanya cenderung berulang, saat harga naik mendekati resistance ada lebih banyak investor yang masuk untuk mengambil posisi jual, sebaliknya saat harga mendekati support ada banyak investor yang melihat level tersebut menguntungkan untuk mengambil posisi beli. Ini menyebabkan support dan resistance berkali-kali gagal ditembus.

Tapi bagaimanapun situasi pasar sangat dinamis, faktor-faktor fundamental atau psikologi pasar dapat membuat harga bergerak dengan tajam menembus support atau resistance yang mengakibatkan harga masuk ke dalam lever yang baru. Pada kondisi ini biasanya apa yang semula support berubah menjadi resistance dan sebaliknya apa yang tadinya resistance berubah menjadi support.

Pos ini dipublikasikan di Belajar Forex dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s